Bupati OKU Timur Tinjau Langsung Petani Bawang di Semandawai Barat

60

Laporan Wartawan : Anton Kurniawan (ADV)

Redaktur : Anggi Subagio

 

KABARSUMATERA.CO.ID/OKU Timur Guna mendongkrak pertumbuhan perekonomian petani yang berada di Bumi Sebiduk Sehaluan, Untuk itu, Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi S.Sos,Msi langsung terjun dan meninjau Petani Bawang di musim penghujan.yang berada di Desa Minanga, Kecamatan Semendawai Barat, Kabupaten OKU Timur , Rabu (19/08/2020).
Saat melakukan peninjauan pada panen bawang merah yang berada di Desa Minanga, Kecamatan Semendawai Barat, Kabupaten OKU Timur, Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi S.Sos,Msi di dampingi langsung oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta Camat Setempat.

Menurut Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi S.Sos,Msi dalam peninjauannya di lokasi mengatakan, bawang merah merupakan salah satu komoditas hortikultura yang mempunyai nilai ekonomis yang tinggi.

“OKU Timur baru melaksanakan uji coba tanam bawang merah di musim penghujan dan saat ini sedang dilakukan masa panen. Meski dalam masa uji coba, tentunya panen bawang merah yang dilakukan ini diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat dan petani yang ada di OKU Timur, baik berskala kecil, menengah dan besar,” katanya.

Dikatakan, jika melihat uji coba tanam bawang di musim penghujan ini hasilnya kurang bagus dibandingkan dengan uji coba tanam bawang di musim kemarau, namun hasilnya bisa di atas 11 Ton dalam 1 hektar.
“Semoga dengan uji coba tanam bawang merah di musim penghujan ini dapat menjadi pembelajaran buat kita sebagai petani, agar di tahapan selanjutnya kita mampu mendapatkan hasil yang memuaskan.” ujar Kholid.

Dalam kesempatan ini juga, Kholid berharap agar para petani saling berbagi ilmu budidaya bawang merah ini, sehingga di OKU Timur semakin banyak petani lain yang tertarik melakukan budidaya bawang merah, karena tingkat inflasi naik turunnya bawang merah ini sangat tinggi dan mencapai Rp.50 ribu perkilogram.
“Sekarang harga bawang merah sedang mengalami penurunan, dan dapat dimaklumi jika dilihat pada kondisi saat ini yang sedang berada di situasi tengah pendemi Covid-19, nanti awal bulan januari diharapkan harga dapat naik kembali,” ungkap orang nomor satu di Bumi Sebiduk Sehaluan ini.

Sementara, salah satu petani bawang merah yang berada di Desa Minanga Bapak Trianto ketika dibincangi, dirinya menyadari bahwa OKU Timur masih kekurangan tempat lahan tanah untuk penggunaan tanam bawang, selain itu dalam melakukan tanam bawang ini, petani masih mengalami kekurang fermentasi pupuk kompos, dan siring pada lahan yang digunakan pada tanam bawang merah ini masih kurang dalam, sehingga dapat menimbulkan serangan gulma apalagi dimusim penghujan.
”Oleh sebab itu, ketika waktu panen hasilnya kurang memuaskan, dan kenadala yang dialami ini tentunya menjadi pembelajaran untuk kita sebagai petani, sehingga kedepan mampu meiningkatkan pendapatan perekonomian petani bawang di Kabupaten OKU Timur,” imbuhnya.

Komentar Menggunakan Akun Facebook Anda