Anda Sudah Mendapat Vaksin Covid 19 ? Perhatikan Hal – Hal Berikut ini

  • Bagikan

Kabarsumatera.co.id – Vaksin Covid 19 diberikan untuk mengurangi risiko infeksi virus corona yang bisa menimbulkan gejala penyakit. Tidak berbeda jauh dengan vaksin lainnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan setelah mendapatkan vaksin corona, termasuk efek samping, hal yang boleh dilakukan, serta hal yang sebaiknya tidak dilakukan setelah vaksin. 

Setelah disuntik vaksin, ada sejumlah efek samping yang bisa muncul dan hal itu normal terjadi. Biasanya, efek samping yang sering muncul adalah nyeri dan bengkak di lengan, demam ringan, menggigil, sakit kepala, serta mudah merasa lelah. Efek samping akan hilang dalam beberapa hari, tapi bisa menimbulkan rasa tidak nyaman bahkan mengganggu aktivitas sehari-hari. 

Hal yang Perlu Diperhatikan setelah Vaksin Corona 

Vaksin COVID-19 disuntikkan untuk mendorong tubuh membentuk antibodi yang berguna dalam melawan infeksi Virus Corona. Meski begitu, dibutuhkan waktu sebelum antibodi terbentuk dan bisa berfungsi dengan maksimal. Umumnya, antibodi terbentuk dalam satu bulan setelah vaksin corona dosis pertama. Namun, kinerja antibodi baru akan maksimal pada 28-35 hari setelah suntikan kedua vaksin corona. 

Maka dari itu, penerapan protokol kesehatan tetap perlu dilakukan meski sudah mendapatkan vaksin. Selain itu, ada hal lain yang juga perlu diperhatikan setelah mendapatkan vaksin COVID-19, salah satunya efek samping. Penting untuk mengetahui apa saja efek samping vaksin dan kapan harus mewaspadai gejala yang muncul. Meski normal terjadi, efek samping dan gejala yang muncul tetap harus dimonitor.

Efek samping vaksin Corona yang sering muncul adalah nyeri pada tubuh yang disuntik, demam ringan, sakit kepala, mudah merasa lelah, serta menggigil. Biasanya, efek samping akan hilang dalam beberapa hari, tapi sebaiknya waspadai jika gejala malah semakin parah. Segera pergi ke rumah sakit jika mengalami kejang, demam tinggi, nyeri atau ruam yang tidak kunjung hilang. 

Vaksin corona juga bisa memicu efek samping berupa gejala alergi. Namun, perlu diwaspadai sebab ada kemungkinan gejala alergi akan muncul belakangan (delayed allergic reaction). Jika muncul reaksi alergi parah dalam beberapa hari atau beberapa minggu setelah vaksin corona pertama, disarankan untuk segera temui dokter atau pergi ke rumah sakit. Sebab, ada kemungkinan reaksi alergi akan bertambah parah dan bisa memicu masalah. 

Pada orang yang mengalami reaksi alergi parah setelah vaksin, biasanya tidak disarankan untuk mendapatkan dosis kedua vaksin corona. Biar lebih jelas, tanyakan seputar efek samping dan dosis vaksin corona pada dokter Ada beberapa tips yang bisa diterapkan saat mengalami efek samping ringan setelah vaksin corona, di antaranya mengompres dingin pada area yang nyeri atau lokasi suntikan, banyak minum air putih, serta konsumsi obat-obatan tertentu. Untuk meredakan nyeri atau pegal setelah vaksin, cobalah mengonsumsi obat anti nyeri non-steroidal anti-inflammatory (NSAID). 

Selain memperhatikan kondisi tubuh dan efek samping yang muncul setelah vaksin, penerapan protokol kesehatan juga harus dilanjutkan. Selalu menjaga jarak, mengenakan masker, hindari kerumunan, serta rajin mencuci tangan dengan sabun. Hal itu penting dilakukan untuk membantu meningkatkan efektivitas vaksin dalam melindungi tubuh. 

Ada kemungkinan efek samping vaksin corona muncul, tapi bukan berarti hal ini pasti akan terjadi. Beberapa orang mungkin hanya mengalami gejala ringan bahkan tidak mengalami efek samping sama sekali. Mengingat manfaat vaksin corona mungkin lebih besar dibanding efek sampingnya, tidak ada alasan ragu untuk mendapatkan vaksin. 

banner 728x90

banner 728x90

  • Bagikan