Coffe Pay martapura Paling Enak Nongkrong Rame Rame

1013

 

Laporan Wartawan : KabarSumatera. Co. Id

KabarSumatera. Co. Id MARTAPURA Sepertinya,tempat nongkrong paling nyaman buat saya di Martapura OKU Timur Sumatera Selatan masih dipegang oleh Ngopi Pay yang ada di Jl. Lintas Sumatera Desa Kota Baru, Martapura OKU Timur ini.

Kenapa Saya Suka Cofee di Tempat Ngopi Pay Ini?

1. Letaknya di pusat keramaian

Kadang saya mesti milih tempat janjian yang di tengah-tengah biar saya gampang pulangnya. Soalnya teman-teman nongkrong saya itu rumahnya di Martapura semua. Memang saya sendiri yang rumah nya di perbatasan Martapura dengan Way Kanan , kayaknya sih. Jadi lebih sering janjian tuh di daerah Kota Baru Martapura.

Biasanya saya milih tempat ini ya kalau saya butuh cepat pulang, misalnya janjiannya cuma bisa ketemuan singkat aja.

Tempat ini juga gampang dicari, karena dekat dengan Jembatan Kota Baru Yakni Sungai Komering. Jadi kalau mau ketemuan dengan teman yang dari luar kota, ngasih alamatnya mudah. Sudah pasti pada tahu deh, kalau mesti numpang ojek.

2. Di tengah kota, tapi nggak terlalu macet

Meski tetap di pusat keramaian kota Martapura, dan jarang macet juga sih.

3. Bukanya Sampe jam 23.00 Wib

Jadi, cukup praktis buat kerja dan janjian. Karena saya ini sukanya nongkrong sampe Malam Hahaha. Sebab saya harus bangun Sekitar jam 8 itu, kondisi saya masih fresh dan masih semangat pergi keluar rumah. Udara masih belum terlalu panas, dan lalu lintas jam segitu itu lancar di Martapura.

Nah, coffee pay umumnya buka jam 11-an. Sampai 23.00 wib .

4. Menu makanannya lengkap banget

Itu baru berapa halaman dari buku menu mereka yang cukup tebal 😆 Saya nggak sempat motret semuanya, karena keburu direcokin teman saya. Hahaha.

Baru di sini sih saya lihat ada menu mulai dari western sampai gudeg komplet ada. Snack-nya juga lengkap, dari mulai gedhang goreng ndeso(pisang goreng tradisional), pis kopyor, sampai banana split dan black forest ada.

Yang dua cokelat itu Chocolate Milkshake dengan es krim floatnya. Yang satu saya lupa namanya, tapi sama cokelatnya hanya saja toppingnya pakai marshmallow. Dua-dua punyanya teman saya. Saya pesan Lime Squash.

Minumannya juga lengkap. Mulai dari berbagai kopi yang disediakan dalam berbagai teknik seduhan, hingga healthy juice ada semua.

Beberapa kali saya ke sini saja masih belum selesai nyobain semua menunya satu per satu lo. Hihihi.

Chicken Black Pepper Noodle, yang saya nggak gitu suka. Terlalu B saja.

Rasanya gimana? Well, sebenarnya yah selera ya. Saya nggak terlalu suka masakan noodles-nya. B aja. Apalagi chicken black paper noodle-nya, penampilannya jauh dari fotonya yang ada di menu

Nasi goreng cofee pay , punya teman saya. Penampilannya sih B aja, tapi rasanya lumayan. Teman saya suka.

Tapi salad-saladnya saya suka semua. Cukup enak, dan bikin kenyang malah 😀 Jadi, kadang saya pesan salad aja udah sekalian makan siang. Sandwich dan burgernya juga lumayan. Yang saya masih penasaran, sup buntutnya. Kapan-kapan saya mau cobain beneran ini.

Di sini juga disediain shisha lo. Ada tuh di dekat kasir. Kalau kamu mau, sepertinya bisa juga pesan.

5. Harga makanannya bisa disesuaikan

Mi goreng coffe pay Ini enak! Mi-nya enggak terlalu berminyak, dan dagingnya banyak. Ini juga punya teman saya yang lain.

Lo, maksudnya gimana, harga kok disesuaikan?

Ya, maksudnya karena range harganya cukup luas, antara Rp 10.000 hingga ada yang menu yang ratusan ribu juga, itu bisa bikin kita bisa menyesuaikan dengan adanya duit di kantong.

Kalau saya sih cara memilihnya begini. Ada snack yang memang mahal, tapi kalau dimakan perut sudah terasa kenyang. Jadi, ya anggap saja sudah main course. Seperti salad itu, kan masuknya ke appetizer. Tapi makan satu porsi salad sudah cukup bikin perut anteng, maka ya sudah nggak usah pesan makan besar.

6. Tempatnya luas

Area duduk dekat pintu masuk. Panas, cyint, kalau siang!

Tempatnya memang luas banget, dan dibagi dalam beberapa bagian. Ada yang bagian ber-AC non smoking. Nah, ini bagian favorit saya sih. Soalnya di dalam ruangan, dan adem pastinya. Di dalam area non-smoking ini, sudahlah tertutup, masih dibagi lagi menjadi ruangan-ruangan lagi. Jadi kayak private aja gitu. Enak dipakai untuk kerja atau kalau buat ketemuan antara 4 – 8 orang.

Nah, di luar sih lebih banyak area lagi. Begitu masuk kan kita akan langsung menemukan area duduk tapi semi outdoor. Ya kalau sore atau malem sih enak, tapi kalau siang, panas pol, cyint!

Nah, lebih masuk lagi lebih adem. Saya biasanya masuk ke nonsmoking area, itu di pintu sebelah kiri. Lebih nyaman. Kalau area sebelah kanan itu ke area panggung. Maaf, nggak sempat motret yang area dalam.

Lebih masuk lagi, kita akan ada di area stage, biasanya ada live music kalau malam Minggu gitu. Di area ini ditata dengan gaya vintage, dengan kursi-kursi model sofa dan sedan gitu mengelilingi panggung kecil. Nah, kalau mau naik ke atas, juga ada area duduknya. Style-nya beda lagi.

Komentar Menggunakan Akun Facebook Anda