Santri Gorok Leher Ustadz Saat Salat Tahajud Bersama Pelaku Diringkus Polisi

  • Bagikan

Laporan Wartawan : Anggi Subagio

Kabarsumatera.co.id / OKU Timur – Tindak Pidana penganiyaan berat Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 Ayat 2 KUHPidana terjadi di wilayah hukum polres Ogan Komering Ulu Timur ( OKU Timur ) yang terjadi pada Senin (18/5/2020).

Kejadian tindak pidana tersebut tertuang pada Laporan Polisi Nomor : LP-B /04 / V / 2020 / SUMSEL /OKUT / Sek BMD Tanggal 18 Mei 2020 dengan pelapor Ustadz Amin Fauzi.

Dari keterangan Kapolres Oku Timur AKP Erlin Tangjaya melalui humas polres OKU Timur menjelaskan bahwa kejadian miris tersebut terjadi pada ada Hari Senin Tanggal 18 Mei 2020 Sekira pukul 03.00 Wib Di dalam masjid Darul Muttaqin ponpes Darul Mahmud di Desa sukaraja dusun V patok XIII Kec. Buay Madang Kab.OKU Timur

Korban penganiyaan, Imam Mustorudin (55) pengasuh pondok pesantren Darul Mahmud desa Sukaraja mengalami luka di bagian leher akibat di gorok menggunakan pisau dapur oleh santrinya sendiri Harul (24).

Kronologi kejadian bermula ada hari Senin tanggal 18 Mei 2020 sekira pukul 03.00 wib telah terjadi tindak pidana di dalam masjid Darul Muhtaqin ponpes darul Mahmud desa Sukaraja dusun V patok XIII kec Buay Madang Kab. OKU Timur, yg dilakukan oleh Harun terhadap korban Imam mastorudin dengan cara pelaku menggorok leher korban dengan menggunakan sebilah pisau bergagang kayu wara kuning.

Peristiwa tersebut terjadi pada saat pelaku dan korban sedang melaksanakan solat tahajud di masjid darul muthaqin sehingga korban mengalami luka sayatan/gorokan di leher selanjutnya korban di bawa ke rumah sakit umum Martapura.

Pihak kepolisian menyampaikan kejadian tersebut dilatarbelakangi karena pelaku sakit hati dan lahirnya dendam karna pernah dinasehati korban agar rajin-rajin melaksanakan sholat. Sebab itulah pelaku tega menggorok leher korban dimana korban adalah pengasuh ponpes Darul Mahmud tempat pelaku menimbah ilmu setelah itu saudara korban melaporkan kejadian tersebut ke polsek Buay Madang.

Selanjutnya Polisi pada hari Senin tanggal 18 Mei 2020 sekira jam 05.30 wib melakukan penangkapan terhadap pelaku penganiayaan tersebut di ponpes Darul Mahmud dan pada saat di tangkap pelaku tidak melakukan perlawanan setelah itu pelaku dan barang bukti berupa 1 bilah pisau dapur bergagang kayu warna kuning kecoklatan panjang -/+ 15 cm di bawa dan diamankan ke Polsek Buay Madang untuk proses Penyidikan lebih lanjut.

banner 728x90

banner 728x90

  • Bagikan