Bupati OKU TIMUR KH Kholid Mawardi Apresiasi Jembatan Yang Di Bangun Menggunakan Dana Desa/KabarSumatera.co.id

  • Bagikan

 

Laporan Wartawan : KabarSumatera. Co. Id

KabarSumatera. Co. Id MARTAPURA – Akhirnya masyarakat di tiga desa, Kecamatan Cempaka, menyambut suka cita setelah diresmikanya jembatan Cakunes yang menghubungkan tiga desa, yaitu desa Kuripan, Desa Negeri Sakti, dan Desa Campang Tiga Ilir beberapa waktu yang lalu oleh Gubernur Sumsel saat kunjungan ke OKU Timur.

Pembangunan jembatan sepanjang  190 meter dengan lebar 210 meter tersebut,  menggunakan dana desa tiga desa selama 3 tahun. Yaitu Desa Negeri Sakti, Desa Campang Tiga Ilir, Desa Kuripan.
“Selama 3 tahun itu, mereka  yang tiga desa ini patungan membangun jembatan Cakunes ini,”terang Camat Cempaka Oskarida saat dikonfirmasi awak Media.

Masyarakat ditiga desa, menurut Oskar, sangat berterimakasih sekali dengan beroperasinya jembatan yang terbentang di aliran sungai komering tersebut.karena selama ini, masyarakat sangat mendambakan jembatan tersebut.

“Dengan adanya jembatan tersebut, mempermudah akses keluar masuk masyarakat dan aktifitas serta mempermudah hasil pertanian  dari dua desa keluar,”ucapnya.

Dengan dibangunya jembatan tersebut, sambung Oskar, masyarakat berjanji akan memanfaatkanya dengan baik dan juga memelihara jembatan  agar bisa terpakai dalam waktu yang lama.

Sementara Bupati OKU Timur HM Kholid MD yang sempat meninjau jembatan Cakunes ( Campang Tiga Ilir, Kuripan, Negeri Sakti) Menurut Kholid, Jembatan  Cakunes  yang sudah  selesai dibangun sangat dirasakan sekali manfaatnya oleh ketiga masyarakat desa.

“Karena nantinya jembatan itu mempermudah mengeluarkan hasil bumi dari desa itu,” kata Kholid.

Padahal kata Kholid, Jembatan tersebut  dibangun dengan menggunakan dana desa dari tiga desa,  dan bisa menjadi percontohan bagi desa-desa lainya di OKU Timur.

“Karena membangun jembatan dengan menggunakan dana tiga desa bukan  hal yang mudah, karena  musyawarahnya  perlu proses  yang lama,  dan kesadaran sama-sama antar  desa, akhirnya bisa terbangun,”kata Kholid.

Oleh karena itu, Jembatan Cakunes terang Kholid akan menjadi jembatan satu-satunya yang terbentang dialiran sungai komering dengan menggunakan dana desa, dan patut menjadi acuan dan contoh untuk desa lain dalam hal membangun kepentingan bersama antara desa.

“Saya bangga sekali, bukan menggunakan dana  APBD, bisa membangun jembatan yang begitu bagus. Oleh karena itu, rasa syukur dan nazar saya, baik dijembatan Cakunes dan jembatan Cempaka (jembatan Provinsi) saya akan memotong kambing dan sapi dalam waktu dekat ini,”kata Kholid.

banner 728x90
  • Bagikan