Bupati OKU Timur: pentingnya hidup sehat”

284

KabarSumatera. Co. Id MARTAPURA Kholid Mawardi membuka  Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filariasis Tingkat Kabupaten OKU Timur bertempat di Aula Hotel Parai Tani, Kelurahan Sungai Tuha Jaya, Kecamatan Martapura, OKU Timur, Selasa (1/8/2017).

Kegiatan sosialisasi dibuka dengan penandatanganan kesepakatan terhadap peserta untuk dapat mendukung dan menyampaikan kepada masyarakat akan pentingnya POPM Filariasis ini.

Dalam sambutannya, Kholid Mawardi, menyampaikan bahwa Kesehatan bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Kabupaten akan tetapi kesehatan juga merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat.

Kholid menekankan pentingnya menjaga pola hidup sehat dan lingkungan yang bersih.

“Penyebab penyakit adalah pola hidup kita dan lingkungan yang tidak sehat, contoh penyakit filariasis ini penyebabnya adalah nyamuk, jika kita tidak bisa menjaga pola hidup dan lingkungan maka dengan mudah nyamuk pembawa filariasis ini menjangkiti kita,” ujar Kholid

Ditambahkan Kholid, melalui kegiatan ini peserta diharapkan dapat menyampaikan kepada keluarga dan masyarakat sekitarnya akan pentingnya pencegahan penyebaran penyakit filiriasis.

Sementara itu, Kepala Dinkes OKU Timur dr. Erly Yani mengatakan, Bulan Eliminasi Kaki Gajah (BELKAGA) ini merupakan tindakan preventif kita dalam menghentikan penyebaran cacing filaria.

Adapun kegiatan Bulan Eliminasi Kaki Gajah (BELKAGA) dengan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filariasis ini akan dilaksanakan serentak secara nasional termasuk di OKU Timur pada bulan Oktober 2017 nanti.

“kegiatan BELKAGA dilaksanakan setiap tahun selama lima tahun berturut-turut hingga 2019, ini sudah tahun ke tiga yang kita laksanakan”

Menurut Erly, nantinya Dinkes OKU Timur membagikan obat secara gratis kepada masyarakat melalui puskesmas-puskesmas yang ada.

“Masyarakat jangan takut untuk meminum obat filariasis ini karena tidak ada efek sampingnya, ini merupakan cara pencegahan terhadap penyakit filariasis jika ada keraguan silahkan konsultasi dengan dokter yang ada dipuskesmas terdekat,” ujar Erly.

“Target kita 80 persen masyarakat di OKU Timur meminum obat pencegahan penyakit kaki gajah ini,” pungkasnya. (rico)

Komentar Menggunakan Akun Facebook Anda