BUPATI OKU TIMUR : PERAN AGAMA DAN KELUARGA SANGAT PENTING DALAM PENGAWASAN AGAR TIDAK MELAKUKAN KESALAHAN.

222

KabarSumatera.co.id MARTAPURA-Saat memperigati Hari Anti Korupsi Internasional 2017, pada Jumat (8/12) Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi S.Sos, MSI mengatakan siapapun bisa menjadi pelaku korupsi. Penanganan korupsi tidak terlepas dari ajaran agama.

 

Jika sekarang kepala desa yang ikut lomba nulis besok Camat.  “Penataan karya tulis yang berkaitan dengan Dana Desa kita harapkan akan menambah wawasan dan kemampuan Kades dalam mengelola dana desa,”imbuhnya.

 

Gerakan pemberantasan   korupsi  tidak lepas dari agama keluarga, karena dengan pondasi agama yang kuat orang akan takut melakukan kesalahan. “Merubah pola pikir dan persepsi dari kita dan seluruh  pegawai stakeholder dan masyarakat agar tidak melakukan korupsi,”ujarnya.

 

Sementara Kajari OKU Timur  Ismaya H.SH.MHum dalam rangka mengayakan  merasa bangga atas respon dari kegiatan yang dilaksanakan.

 

“Karena  memang sengaja saya kepada kepala desa sebagai pelaku langsung pengelolaan dana desa yang saat ini sedang jadi primadona jadi sorotan jadi jika kita hanya menjadi pengawas hanya mengawasi- mengawasi terus tetapi tidak meningkatkan kemauan diri juga kurang baik,”imbuhnya.

 

Dia juga mengatakan harus ada keinginan dari kepala desa untuk terus meningkatkan kemauan dalak mengelola Dana Desa yang benar.

 

Penggunaan dana desa sudah  berjalan tiga  tahun sejak  2015, 2016 dan 2017 17 dan akan memasuki tahun keempat anggaran dari tahun ke tahun bertambah.”Sementara kita  melibatkan seluruh elemen untuk mengawasinya,”tegasnya.(rico)

Komentar Menggunakan Akun Facebook Anda