Bupati Raden Adipati Surya Monitoring RSUD ZAPA Jelaskan Kesiapan Pemkab Tangani Pasien Covid 19 Juga Ajak Masyarakat Tidak Panik & Tidak Mengucilkan ODP, PDP, OTG Serta Keluarganya

193

Laporan Wartawan : Ag/ Rio/ Rl
Redaktur : Anggi Subagio

Kabarsumatera.co.id / Way Kanan – Bupati H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M didampingi Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Way Kanan melakukan Monitoring ke RSUD Zainal Abidin Pagar Alam, Rabu (29/04/2020).

Dalam monitoring tersebut, Bupati yang memasuki Tahun kelima Kepemimpinannya bersama Wakil Bupati DR. Drs. H. Edward Antony, M.M itu mengatakan bahwa sejak Virus Corona masuk ke Indonesia, Pemerintah Kabupaten ini telah menyiapkan Ruangan dan Fasilitas khusus untuk penanganan pasien Virus Corona.

“Sejak awal masuk Covid-19 di Indonesia, kita telah menyiapkan 5 tempat tidur untuk Kasus Terkonfirmasi/Positif, 5 tempat tidur untuk Orang Dalam Pemantauan, 5 tempat tidur untuk Pasien Dalam Pengawasan serta 5 tempat tidur untuk Orang Tanpa Gejala dalam ruangan dan fasilitas khusus tersendiri. Sementara untuk tim kita juga sedang menyiapkan 2 Dokter Spesialis, 4 Dokter Umum dan 20 Tenaga Medis”, ujar Bupati Adipati.

Untuk insentif, lanjut Bupati Adipati, Dokter Spesialis akan mendapatkan insentif sebesar Rp 15 Juta, Dokter Umum mendapatkan insentif Rp 10 Juta, Perawat mendapatkan insentif Rp 7,5 Juta dan Tenaga Medis akan mendapatkan insentif sebesar Rp 5 Juta

Sementara saat diwawancarain oleh awak media terkait ramainya pemberitaan yang mengatakan bahwa Pemerintah dan Tim Gugus Tugas dinilai lambat, Bupati Raden Adipati Surya menegaskan bahwa Pemerintah dan Tim Gugus Tugas telah melakukan yang terbaik sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) yang berlaku.

“Dinilai lambat itu dari mananya? Sejak awal mereka pulang ke Way Kanan Tim Gugus Tugas langsung melakukan tes dan menyuruh untuk isolasi mandiri sesuai hasil yang didapatkan. Tim juga melakukan tes bukan hanya sekali, makanya didapatkan hasilnya 1 orang warga Baradatu terkonfirmasi, kemudian disusul hasil tes yang kedua warga Rebang Tangkas. Dimana pasien kasus terkonfirmasi tersebut sudah dibawa ke RS rujukan”, lanjutnya.

Bupati Way Kanan juga meminta agar masyarakat dan awak media untuk tidak panik dan mempercayai pemberitaan yang dikeluarkan oleh Tim Gugus Tugas Kabupaten maupun Kecamatan baik melalui Media Sosial Gugus Tugas atau Website Resmi Kabupaten, karena itu adalah informasi yang terpercaya.

“Saya juga akan lebih ketat memantau pemberitaan di media sosial serta meminta kepada pihak Kepolisian untuk menindak oknum-oknum yang menyebarkan pemberitaan hoax yang dapat menimbulkan kegaduhan dan keresahan di masyarakat. Dan Saya juga mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat Bumi Ramik Ragom untuk bersama-sama memutus rantai penyebaran Virus Corona ini dengan mematuhi aturan yang dikeluarkan, mentaati protokol kesehatan serta tidak melakukan intimidasi atau pengucilan baik terhadap korban, keluarga maupun orang-orang yang menjadi ODP, PDP dan OTG. Dukunglah mereka, berikan semangat kepada mereka agar segera sembuh”, tegas Adipati.

Komentar Menggunakan Akun Facebook Anda