Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya Lantik Pejabat Administrator, Pengawasan dan Fungsional di Lingkungan PEMKAB Way Kanan

  • Bagikan

Laporan Wartawan : (*)
Redaktur : Anggi Subagio
KABARSUMATERA.CO.ID / Way Kanan -Pelantikan Pejabat Adminitrator, Pengawas dan Fungsional dilingkungan Pemerintah Kabupaten Way Kanan bertempat di GSG Way Kanan, 16 Mei 2019.

Bupati Way Kanan melantik 2 pejabat eselon III, 96 pejabat eselon IV, 71 orang kepala sekolah SD,  28 orang kepala sekolah SMP,  1 Pamong SKB, 5 orang pengawas serta 5 orang. Pelantikan dilakukan di Gedung Serba Guna Ramik Ragom.

Mengawali sambutan Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya mengucapkan Selamat kepada Pejabat yang akan dilantiknya, serta berpesan agar dapat menjalankan tanggung jawab sebagai ASN sesuai tugas pokok dan fungsi yang diemban.

Selanjutnya Bupati Way Kanan menyampaikan bahwa prosesi pelantikan dan mutasi jajaran pejabat disetiap instansi pemerintah adalah bagian dari kehidupan dan kebutuhan organisasi dalam rangka peningkatan kapasitas karier pegawai. Pelantikan pejabat ini dimaksudkan untuk lebih memperlancar pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan publik.

Pelantikan ini hendaklah dimaknai terutama dari sudut kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu, tetapi bertujuan untuk pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja dan penyelenggaraan tugas serta pelayanan yang maksimal.

Pertimbangan utama yang digunakan dalam menentukan jabatan bagi setiap pegawai dilakukan adalah kompetensi, pengabdian dan komitmen terhadap tugas serta tanggung jawab kepada Negara. Oleh karenanya, setiap Pejabat hendaknya mempunyai kemauan yang kuat untuk memiliki wawasan yang luas dan siap membantu pimpinan dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan. Dengan demikian, diharapkan para Pejabat akan menjadi roda penggerak organisasi.
Bupati juga menyampaikan bahwa Mutasi, promosi dan pengisian jabatan Struktural dan Jabatan Fungsional Kepala Sekolah pada hari ini dilaksanakan setelah melalui penilaian kinerja saudara selama ini.

Khusus bagi pelantikan Kepala sekolah dan Berdasarkan peraturan pemerintah nomor 19 tahun 2017, beban kerja kepala satuan pendidikan sepenuhnya Untuk melaksanakan tugas manajerial, pengembangan Kewirausahaan, dan supervisi kepada guru dan tenaga Kependidikan. Kepala sekolah tidak dibebani tugas Pembelajaran walaupun dalam keadaan tertentu dapat melaksanakan tugas pembelajaran untuk memenuhi Kebutuhan guru pada sekolah. Tujuannya motivasi kepala sekolah untuk lebih meningkatkan kinerja dan mengelola sekolah dalam upaya meningkatkan Mutu pendidikan.
Saya mengingatkan Kembali kepada saudara kepala sekolah pesan ki hajar dewantara, Dengan semboyannya ; “ing ngarsa sung tulada, ing Madya mangun karsa, tut wuri handayani”. Ing ngarsa Sung tulada, yang mengandung arti kepala sekolah Sebagai seorang pemimpin, harus bisa memberi teladan atau contoh tindakan yang baik bagi guru, siswa maupun tenaga kependidikan.
Ing madya mangun karsa, Artinya kepala sekolah harus bisa menciptakan Prakarsa dan ide untuk meningkatkan mutu pendidikan Di sekolahnya. Sedangkan tut wuri handayani adalah Kepala sekolah harus bisa memberikan dorongan dan Arahan kepada guru, siswa maupun tenaga Kependidikan untuk berprestasi lebih baik.
Dengan demikian jabatan kepala sekolah bukanlah sebuah tujuan utama yang harus dicapai oleh seorang guru. Namun kepala sekolah merupakan guru yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah, jadikanlah tugas yang baru ini menjadi sebuah amanah, agar dalam melaksanakan tugas sehari-hari, dengan ikhlas dan tanggungjawab, sehingga akan diperoleh hasil pendidikan yang bermutu.
Pada kesempatan ini saya berpesan kepada seluruh aparatur Pemerintah Kabupaten Way Kanan :
Pertama, Dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari selalu berpegang teguh dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,
Kedua, mengedepankan kepentingan daerah daripada kepentingan pribadi atau golongan,
Ketiga, menjalin kerja sama dan koordinasi baik secara vertikal maupun secara horisontal serta menghilangkan ego sektoral sehingga dalam melaksanakan tugas sehari-hari dapat dilaksanakan secara integral, paripurna dan komprehensip.
Keempat, selalu meningkatkan kinerja, loyalitas, kemampuan serta etos kerja agar pelayanan kepada masyarakat dapat lebih optimal.
Seusai pelaksanaan pelantikan ini, agar secepatnya saudara-saudara berkoordinasi, mulai dari administrasi pertanggung-jawaban kegiatan, hingga mempersiapkan serah terima segala fasilitas dinas dan melakukan pertemuan dengan staf saudara di unit kerja masing-masing.

banner 728x90
  • Bagikan