DINAS KETAHANAN PANGAN OKUT WUJUDKAN PANGAN BERKUALITAS

  • Bagikan

Laporan Wartawan : ANTON
Redaktur : ANGGI SUBAGIO

KABARSUMATERA.CO.ID/ OKUTIMUR – Upaya Pemerintah Kabupaten OKU Timur untuk mewujudkan insan yang berharkat dan bermartabat serta berkualitas. Untuk itu, Dinas Ketahanan Pangan OKU Timur memperingati, Peringatan Hari Pangan Sedunia ke XXXIX Teknologi Industri Pertanian dan Pangan Menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045.

Peringatan Hari Pangan Sedunia ini dilaksanakan dihalaman depan kantor Dinas Ketahanan Pangan OKU Timur, pada Kamis (10/10/2019).

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan OKU Timur Junadi, SP mengatakan, Hari Pangan Sedunia ini diperingati dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan perhatian penduduk dunia akan pentingnya penanganan masalah pangan, baik ditingkat Nasional maupun di tingkat Global.

Dengan tersedianya pangan yang cukup, beragam, bergizi, seimbang dan aman tentu hal itu merupakan persyaratan utama yang harus terpenuhi dalam upaya mewujudkan insan yang berharkat dan bermartabat serta berkualitas.

“Perlu kami laporkan juga, untuk Indeks Ketahanan Pangan sesuai dengan hasil data dari Kementerian Pertanian Badan Ketahanan Pangan Pusat OKU Timur Peringkat ke 83 dari 416 Kabupaten se Indonesia. Data ini Menyatakan OKU Timur Skor Indek Ketahanan Pangan 78,49. Ini menyatakan Ketahanan Pangan Kabupaten kita sangat baik,” katanya, di hadapan Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi S.Sos, MSi.

Dikatakan, sesuai data Peta Ketahan Pangan dan Kerentanan Pangan atau Food Security Vunerability Atlas (FSVA) Sumatera Selatan pada 2018. OKU Timur tidak termasuk dalam Kerentanan Pangan. “Yang termasuk dalam peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan ada dua Kabupaten di Sumatera Selatan dari l7 Kabupaten/Kota,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi S.Sos,Msi, dalam sambutannya mengatakan, saat ini bertani masih bisa memenuhi kebutuhan pangan. Karena itu, wawasan petani harus terus ditambah, apalagi teknologi pertanian terus berkembang dan ini menjadi tantangan yang harus dihadapi petani.

Jika bicara tentang teknologi modern dalam pertanian, harus didahulukan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM). Karena itu wawasan petani harus dikembangkan sehingga bisa menjadi petani yang kaya.

Menurutnya, sekarang petani masih baru bisa memenuhi kebutuhan pangan, karena itu kita harus mengawali dari pola pikir serta didukung oleh kebijakan pemerintah.

“Untuk menunjang hasil pertanian lebih baik lagi tentunya kita harus menggunakan bibit unggul. Teknologi harus diterapkan jangan hanya menjadi selogan. Kita harus berani berpikir bertani dengan kemajuan agar bisa sejahtera,” ucapnya.

Kemudian itu, orang nomor satu di Bumi Sebiduk Sehaluan ini juga menambahkan, pada awalnya mengajak petani untuk menanam padi organik itu susah, namun lambat laun petani sudah bergairah bertanam padi organik. Sedangkan pasar sudah menunggu beras organik.

Disektor peternakan juga sangat menjanjikan tentu harus didukung wawasan dan teknologi. Dengan ditunjang teknologi sehingga peternak tidak usah repot-repot mencari rumput.

“Dalam bidang perikanan juga harus didukung teknologi, saat ini OKU Timur sudah mampu memproduksi 100 ton ikan patin,” jelasnya.

Sedangkan untuk sayuran dan bumbu dapur, di OKU Timur Cabai harganya mahal karena produksinya sedikit, untuk itu masyarakat harus mampu membaca kondisi. Jika musim hujan orang ramai-ramai nanam cabai saat panen harganya murah.

“Coba jika nanam saat kemarau hasil panen akan bagus dan harga jual juga tinggi,” ungkapnya.

Sedangkan Sekretaris Dinas (Sekdin) Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel, Ir Ruzuan Efendi MM, dalam hal ini sangat mengapresiasi gagasan Dinas Ketahanan Pangan OKU Timur yang melakukan kegiatan Hari Pangan Sedunia secara terpisah maupun sendiri dan ini baru pertama kali di Sumatera Selatan (Sumsel).

“Kami akan mendukung program pertanian di OKU Timur untuk mewujudkan ketahanan pangan yang baik dan berkualitas,” ungkapnya.

banner 728x90
  • Bagikan