EDWAR ANTONY : GURU PAUD HARUS KREATIF BENTUK KARAKTER ANAK DI MASA GOLDEN AGE

  • Bagikan

Laporan Wartawan : Rio/Rls
Redaktur : Anggi Subagio

KABARSUMATERA.CO.ID/WAY KANAN -Pembukaan Kegiatan Kreatifitas Pendidik PAUD pada Pusat Kegiatan Guru (PKG) Flamboyan Kecamatan Baradatu
TK Mekar Jaya Kec. Baradatu, berlangsung pada (11/11/2019) di hadiri Wakil Bupati Way Kanan H. Edward Antony.

Wakil Bupati Edward Antony pada seluruh peserta menyampaikan bahwa
semua yang hadir mempunyai kepedulian yang besar terhadap pendidikan anak usia dini, yakni sama-sama ingin membantu pertumbuhan dan perkembangan anak-anak, agar pada saatnya nanti, mereka memiliki kesiapan mental untuk memasuki pendidikan tingkat lanjut.

“Kita semua tentu menyadari bahwa, pendidikan diawal masa pertumbuhan anak sangatlah penting. Pada Usia Dini, otak berkembang dengan sangat cepat. Otak juga dapat menerima dan menyerap segala sesuatu yang dilihat dan didengarnya. Tidak hanya yang baik-baik saja, akan tetapi juga hal-hal yang kurang baik. Masa itu adalah masa-masa dimana perkembangan fisik, mental dan spiritual seorang anak akan mulai terbentuk. Oleh karena itu, banyak yang mengatakan ini adalah masa golden age bagi seorang anak. Oleh karena itu, terutama kepada para orang tua harus hati-hati, jangan biarkan anak mendapatkan konsumsi berita maupun tingkah laku yang tidak pas buat mereka, karena akan terekam dalam ingatan mereka. ” Ujar Wabub bergelar Doktor tersebut.

Wabub juga menegaskan bahwa kreatifitas guru dalam proses belajar mengajar juga mempunyai peranan penting dalam peningkatan mutu hasil belajar siswanya. Kreativitas sering kali diartikan sebagai kemampuan untuk menciptakan suatu produk baru, baik yang benar-benar baru maupun modifikasi atau perubahan dengan mengembangkan hal-hal yang sudah ada. Untuk mendukung kegiatan belajar mengajar guru yang kreatif dituntut untuk membuat suatu media dalam bentuk alat peraga yang menarik dan multiguna sesuai dengan karakteristik perkembangan anak.
Oleh karena itu guru pendidik anak usia dini harus dapat menemukan berbagai cara agar dapat menyajikan keseluruhannya dengan cara berbeda dan tentunya harus dapat menyenangkan untuk anak usia dini.
Strategi dan metode pengajaran yang diterapkan harus sesuai dengan kehkasan anak yaitu dengan strategi Bermain Sambil Belajar atau belajar seraya bermain. Dimana anak dalam mengikuti proses kegiatan belajar melalui pengalamanya yaitu dari segala yang dilihat, dirasakan, dan didengar. Secara umum banyak para penyelenggara PAUD yang berpendapat bahwa memperoleh Alat Permainan edukatif dengan cara membeli adalah lebih mudah. Tentunya hal ini terkadang akan banyak membuat orang tua bingung.

“Jika para guru mau berkreasi dan berinovasi untuk menciptakan Alat Permainan edukatif dari barang-barang bekas maka tentu saja akan lebih ekonomis. Jadi, mahal dan murahnya alat mainan bukanlah merupakan indikator keberhasilan dalam mendidik anak-anak PAUD. Pada dasarnya anak-anak Paud dituntun untuk mengetahui hal-hal positif selama dalam proses tumbuhkebang anak. ” Pungkasnya.

banner 728x90

banner 728x90

  • Bagikan