Hi Edwar Antony Pimpin Upacara Hardiknas Di Pemkab Way Kanan/KABARSUMATERA.CO.ID

  • Bagikan

 

LAPORAN WARTAWAN : RLS/DEDY SETIAWAN
EDITOR : ANGGI SUBAGIO

KABARSUMATERA. CO. ID/WAY KANAN Tanggal 2 Mei diambil dari kelahiran Ki Hadjar Dewantara yang merupakan tokoh pahlawan Nasional sekaligus Bapak Pendidikan Nasional.

Perlu diketahui bahwa terbentuknya warga negara yang demokratis merupakan tujuan Pendidikan Nasional, seperti yang terdapat dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisten Pendidikan Nasional, Pasal 13 yang menyebutkan Tujuan pendidikan Nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggun jawab.

Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati DR. Drs. H. Edward Antony, M.M saat membacakan Pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Muhadjir Effendy pada Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Lapangan Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan, Kamis (02/05/2019) yang juga dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah Kabupaten H. Saipul, S.Sos.,M.IP, para Staf Ahli Bupati, para Asisten, Inspektur Daerah, Sekretaris DPRD, kepala dan unsur Satuan Kerja Perangkat Daerah, Bagian Sekretariat Daerah Kabupaten, Instansi Vertikal, Direktur RSUD ZAPA, Sekretaris Korpri, Camat Blambangan Umpu dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Hj. Thurismawaty Edward Antony.

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Edward Antony juga menyampaikan selama empat tahun masa Pemerintahan Presiden Joko Widodo-Yusuf Kalla lebih difokuskan pada pembangunan insfrastruktur atau prasarana, karena kecukupan insfrastruktur adalah persyaratan untuk menjadi negara maju. Dalam rangka kebijakan disektor pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah memberi perhatian khusus untuk pendidikan di wilayah terluar, terdepan dan tertinggalm bahkan Kemendikbud memberi perhatian khusus pada pendidikan anak-anak Indonesia yang berada di luar batas Negara, seperti anak-anak keturunan Indonesia yang berada di Sabah dan Serawak Negara bagian Malaysia.

“Melalui tema Hari Pendidikan Nasional Tahun 2019 ini yaitu Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan yang mencerminkan pesan penting Ki Hadjar Dewantara semoga dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang syarat nilai dan pengalaman kebudayaan guna membingkau hadirnya sumber daya-sumber daya yang berkualitas demi terwujudnya Indonesia yang berkemajuan”, ujar Edward Antony.

 

Selanjutnya, dalam perspektif Kemendikbud pembangunan sumber daya manusia menekankan dua penguatan, yaitu pendidikan karakter dan penyiapan generasi terdidik yang terampil dan cakap dalam memasuki dunia kerja. Dalam pendidikan karakter dimaksudkan untuk membentuk insan berakhlak mulia, empan papan, sopan santun, tanggung jawab, serta budi pekerti yang luhur. Sementara ikhtiar membekali ketrampilan dan kecakapan disertai pula dengan penanaman jiwa kewirausahaan. Tentu, semua itu membutuhkan profesionalitas kinerja segenap pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan di tingkat pusat dan daerah.

“Hadirnya Revolusi Industri 4.0 telah mempengaruhi cara kita hidup, bekerja, dan belajar. Perkembangan teknologi yang semakin canggih, dapat mempengaruhi cara berpikir, berperilaku dan karakter peserta didik. Peserta didik harus memiliki karakter dan jati diri bangsa di tengah perubahan global yang bergerak cepat. Dimana saat ini peserta didik kita didominasi Generasi Z yang terlahir di era digital dan pesatnya teknologi. Mereka lebih mudah dan cepat menyerap teknologi terbaru, hal ini bisa dimanfaatkan oleh sekolah dan para guru untuk menerapkan pendidikan berbasis teknologi digital dengan sentuhan budaya Indonesia melalui tri pusat pendidikan yaitu keluarga, sekolah dan masyarakat yang harus saling mendukung dan menguatkan”, lanjutnya.

 

Kita juga tidak dapat menutup mata terhadap berbagai keterbatasan yang masih ada dalam proses pembangunan pendidikan dan kebudayaan di tanah air, masih lanjut Wakil Bupati Edward Antony, Kita masih dihadapkan pada kompleksitas masalah guru dan tenaga kependidikan. Kita juga masih sering menjumpai kasus

kasus yang tidak mencerminkan kemajuan pendidikan, betapapun pemerintah senantiasa responsif dalam memecahkan masalah-masalah tersebut selaras dengan paradigma pendidikan.

“Kita juga mencatat, anggaran pendidikan kita sekitar 63% dikelola daerah. Oleh karena itu, perlu diingatkan terus-menerus agar daerah mengambil peran yang lebih aktif dalam memanfaatkan dana APBN baik melalui Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan memperhatikan kualitas pemanfaatan untuk program-program prioritas, serta APBD yang menjamin anggaran pendidikan minimal 20%. Dalam konteks ini, pembangunan pendidikan dan kebudayaan dalam rangka penguatan sumberdaya manusia yang berkualitas, akan berjalan secara optimal manakala pemerintah daerah dan segenap pemangku kepentingan yang ada proaktif dan lebih aktif dalam mendorong kemajuan dunia pendidikan dan kebudayaan”, sambungnya yang juga mengatakan bahwa melalui momentum Hari Pendidikan Nasional ini, untuk konsentrasikan segenap potensi pendidikan nasional yang menitikberatkan pembangunan sumberdaya manusia yang dilandasi karakter yang kuat, ketrampilan, dan kecakapan yang tinggi, sehingga mampu menjawab tantangan perkembangan zaman yang semakin kompetitif.

 

“Atas nama pemerintah, izinkan saya menyampaikan penghargaan dan penghormatan setinggi-tingginya kepada para insan pendidikan dan kebudayaan di seluruh penjuru negeri, terutama kepada Ibu dan Bapak pendidik dan tenaga kependidikan di semua jenjang, para pegiat PAUD, pegiat literasi, para tokoh agama, wartawan, dan kontributor pendidik lainnya, yang tak lelah menyalakan mimpi, memberikan inspirasi, membuka jalan terang masa depan anak Indonesia agar menjadi manusia cerdas berkarakter kuat dan memberikan manfaat bagi sekitarnya. Teruslah bersemangat dan tulus menguatkan pendidikan dan memajukan kebudayaan Indonesia. Semoga Allah, Tuhan Yang Maha Mulia, Maha Pemberi Anugerah, selalu meridhai ikhtiar kita untuk mencerdaskan kehidupan bangsa kita tercinta”, tutupnya.

 

banner 728x90

banner 728x90

  • Bagikan