PANEN RAYA PADI DI PAHANG ASRI OKU TIMUR

521

 

LAPORAN WARTAWAN : DODI IRAWAN (ADV)

KABARSUMATERA. CO. / OKU Timur – Bupati OKU Timur HM Kholid mawardi Mengunjungi Panen Raya kedua kalinya untuk di tahun 2019, HM. Kholid Mawardi M,Si Timur Mengunjungi Panen Raya di Desa Pahang Asri Kecamatan Buay Pemuka Peliung Kabupaten Setempat, Kamis (14/03/19) Pagi.

[caption id="attachment_9227" align="alignright" width="537"]( HM Kholid Mawardi Sedang Melakukan Pembukaan Panen Raya Padi/ Poto : Dodi) ( HM Kholid Mawardi Sedang Melakukan Pembukaan Panen Raya Padi/ Poto : Dodi)[/caption]

Dalam Himpunan KABARSUMATERA. CO. ID di Lapangan Bupati OKU Timur Saat ini masih melakukan Trobosan berbagai upaya untuk meningkatkan komoditas beras organik di OKU Timur serta memperluas lahan yang digunakan.

Hal tersebut berguna untuk meningkatkan statistik penjualan beras organik ke daerah sendiri maupun luar daerah atau bahkan sampai ke negara-negara tetangga.

Dari pantauan tim KabarSumatera. Co. Id Bulan Maret ini merupakan puncak dimana petani-petani OKU Timur memanen sawahnya, Ada tiga jenis tanaman padi kompensional menggunakan pupuk kimia, ada yang mengurangi pupuk kimia dengan bebas resido dan ada padi organik yang menggunakan pupuk non kimia.

Saat di bincangi saat sela sela Panen Raya Bupati OKI TIMUR HM. kholid Mawardi mengatakan “Minggu lalu sudah dilakukan panen Padi bebas resido, Untuk Kedepannya OKU Timur bertekad agar seluruh masyarakat OKU Timur mengkonsumsi beras organik , karena beras organik tidak tersentuh sedikitpun unsur-unsur kimiawi”. Tegas Abah Kholid.

Lebih Lanjut HM. Kholid Mawardi Mengatakan dari segi pengolahannya pun Padi organik ini menggunakan pupuk organik yang disisi lain dapat menyuburkan tanah, Namun untuk mengubah pola pikir masyarakat yang selama ini menggunakan pupuk kimiawi ke non kimiawi itu tidaklah mudah. Harus ada pembiasaan diri dari petani melalui study banding ke daerah-daerah yang sudah berhasil melakukan program beras organik ini.

Dari segi teknis, pengolahan beras organik ini sudah didukung menggunakan alat-alat baru yang sudah berteknologi canggih. Yang pastinya akan memaksimalkan kinerja petani dalam melakukan pekerjaannya. Untuk Hasil yang didapat dari satu hektarnya bisa menghasilkan 12 ton Gabah Kering Panen(GKP). Sedangkan untuk luas lahan padi organik saat ini sudah mencapai 100 ribu hektar dan akan bertambah kedepannya.

Tidak lupa, BUMDes setempat juga ikut saya harap mendukung untuk memaksimalkan program beras organik di OKU Timur.

Kholid juga menambahkan Pemkab OKU Timur akan membentuk tim marketing untuk melakukan pemasaran dengan kemasan yang menarik, Sistim pemasaran tidak konpensional tapi bisa dilakukan dengan cara online.

Karena dari segi kemasan yang menarik mempengaruhi pemasaran beras organik”tegasnya.

Ketua Kelompok Tani Padi Organik Desa Pahang Asri Suprapto yang Memiliki lahan panen oleh Bupati seluas dua hektar.

Sedangkan luas lahan di Desa Pahang Asri sendiri terdapat 5,9 hektar padi organik. Sudah dua tahun ini Petani di Desa Pahang Asri menanam padi organik.

Namun ada pula kendala menggunakan bibit beras organik ini karena harus banyak menggunakan pupuk kompos .

Maka dari itu program ini tidak lepas pula dari dinas Peternakan yang dimana produksi peternakan yang ada semakin banyak maka semakin banyak pula produksi pupuk kompos di OKU Timur.

Dari segi keuntungan yang di dapat beras organik jauh lebih menguntungkan dibanding beras beras yang menggunakan pupuk kimiawi, Kholid menyampaikan “Keutungan yang didapat memang lebih besar dengan menanam padi organik,”. Dan untuk kesahatan, beras organik sangat baik untuk dikonsumsi.

Komentar Menggunakan Akun Facebook Anda