PHDI Way Kanan adakan Lomba Ogoh-ogoh sambut Hari Suci Nyepi 1940 Saka

  • Bagikan

KabarSumatera.co.id BLAMBANGAN UMPU-  Dalam rangka memeriahkan dan menyambut datangnya Hari Raya Suci Nyepi 1940 saka,   Parasida Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Way Kanan menyelenggarakan lomba Ogoh-ogoh tingkat kecamatan Banjit yang diselenggarakan di lapangan pulau khayangan desa bali sadar tengah kabupaten way kanan. (15/3/2018)

Selain memeriahkan dan menyambut datangnya Hari Suci Nyepi,  kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menyalurkan bakat seni dan kreatifitas generasi muda hindu, menjalin silaturahmi antar banjar yang ada di kecamatan banjit, serta menunjang program pariwisata yang sedang digiatkan guna mendukung program Bupati dalam meningkatkan kunjungan wisata ke kabupaten way kanan.  Hal ini disampaikan oleh Ketua PHDI Kabupaten Way kanan I Nyoman Kariune dalam sambutannya.

Kegiatan lomba ogoh ogoh ini dibuka oleh Staf ahli Bupati bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemkab Way kanan Drs. Juanda.  MM.

Ogoh-ogoh adalah karya seni patung dalam kebudayaan bali yang menggambarkan kepribadian bhuta kala dalam ajaran Hindu Dharma,  Bhuta Kala merepresentasikan kekuatan alam semesta  dan waktu yang tak terukur dan tak terbantahkan.  Bhuta kalla digambarkan sosok beaar yang menakutkan biasanya dalam wujud raksasa. Hal ini dijelaskan oleh Bli Budi pemilik usaha Ganesha Truss mantan Ketua PHDI Kecamatan Banjit, “Ogoh-ogoh itu perlambang dari kekuatan alam semesta dan waktu yang dilambangkan sosok raksasa dalam wujud makhluk-makhluk yang hidup di alam mayapada,  syurga dan neraka” ujarnya di wawancarai awak media di lokasi acara.

Anton warga pasar banjit yang menonton kegiatan ini bersama anaknya memberikan apresiasi positif atas diselenggarakannya kegiatan ini oleh saudara umat hindu,  selain menghibur kegiatan ini juga dapat menambah pengetahuan anaknya akan budaya masyarakat bali pada khususnya umat hindu pada umumnya. “Saya warga pasar banjit beragama Islam,  saya sangat senang dan terhibur dengan acara ini,  anak saya juga senang, kegiatan ini juga menambah pengetahuannya tentang budaya masyarakat bali dalam menyambut Hari suci nyepi” kata anton menjawab pertanyaan awak media.

Lomba Ogoh-ogoh ini dimenangkan oleh Sanggar Ogoh-ogoh dari Banjar/desa bali sadar selatan. (Demsy)

banner 728x90
  • Bagikan