Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) di tingkat Kabupaten OKU Timur VIII Tahun 2019

  • Bagikan

 

Laporan wartawan : Dodi irawan
KabarSumatera. Co. Id | OKUTIMUR – Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) OKU Timur gelar kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) di tingkat Kabupaten OKU Timur VIII, yang di laksnakan di Masjid Raya OKU Timur pada Selasa (18/02/2019).

Menurut Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi S.Sos, MSi, saat sambutannya mengatakan bahwa, STQ ini jadi momentum untuk mensyiarkan agama Islam. “Selain dibaca dan dihapal lebih baik lagi, Alquran itu dipahami, didalami dan diterapkan dalam kehidupan sehari hari,” katanya.

Dikatakan, meski Masjid Raya OKU Timur ini belum diresmikan untuk pemakaiannya, namun bukan berarti tidak bisa dipakai. Sengaja STQ kali ini diselenggarakan di Masjid Raya OKU Timur ini. “Setiap tahun dilakukan STQ agar kita cinta membaca Alquran,” ujarnya.

Kemudian itu, orang nomor satu dibumi sebiduk sehaluan ini berpesan agar STQ yang di selenggarakan ini tempat salah satu cara untuk menyiarkan agama. Jadikan agama untuk mempererat perbedaan, karena perbedaan merupakan rahmat

“Kerukunan itu penting sekali, tidak ada pemerintah yang tidak memperhatikan agama. Pemerintah selalu menaungi setiap pemeluk agama. Tekad kita bagaimana kedepan membangun OKU Timur lebih baik,” ungkapnya.

Sedangkan dalam laporannya Ketua Panitia STQ VIII tingkat Kabupaten OKU Timur Drs H ASholihan MM, menambahkan,bahwa acara ini berlangsung dari tanggal 19 hingga 21 Februari 2019.

Peserta berasal dari 20 Kecamatan. Cabang lomba sebanyak 4 cabang dan 10 golongan. Cabang Tilawag Al-Quran terdiri dari golongan anak-anak putra dan putri umur maksimal 14 tahun. Golongan putra dan putri umur naksimal 40 tahun.

Cabang Hifzil Al-Quran terdiri dari golongan satu juz dan tilawah putra dan putri umur maksimal 15 tahun. Golongan 5 juz dan tilawah putra dan putri umur maksimal 20 tahun. Golongan 10 juz tilawah putra-putri umur maksimal 22 tahun. Golongan 20 juz dan tilawah putra-putri umur maksimal 22 tahun, terangnya.

Golongan 30 juz dan tilawah putra-putri umur maksimal 22 tahun. Golongan tafsir Al-Quran golongan bahasa Arab Putra dan putri hafalan 30 juz dan tafsir juz IX umur maksimal 22 tahun.

“Cabang Musabaqoh hadist Nabi terdiri dari golongan hafalan 100 hadist dengan sanad putra dan putri umur maksimal 22 tahun. Golongan hafalan 500 hadist tanpa sanad putra dan putri umur maksimal 22 tahun,” pungkasnya.

banner 728x90

banner 728x90

  • Bagikan