Silahturahmi Ramadhan Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya di Kecamatan Negeri Agung

  • Bagikan

KabarSumatera.co.id BLAMBANGAN UMPU -Safari Ramadhan Bupati way kanan bersama rombongan Pemerintah di jajaran kabupaten Way Kanan Di Kecamatan Negri Agung Kabupaten Way Kanan Senin (04/06) Sore.

 

dalam Sambutanya Raden Adipati Mengatakan Melalui kesempatan ini juga saya menyampaikan bahwa sudah 2 (dua) tahun lebih saya bersama  Wakil Bupati Way Kanan Drs Edwar Antony.

Selama kurun waktu itu juga kami telah melakukan pembenahan pada penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, dan simultan dengan sektor-sektor lainnya. Beberapa penghargaan didapat Pemerintah Kabupaten Way Kanan terkait penyelenggaraan pemerintahan antara lain:

1. Penghargaan TPID Pendatang Baru Berprestasi  Tahun 2016 dari Bank Indonesia,

2. Penghargaan sebagai “Top Regent Of The Year 2017” dari Seven Media dan The  Key People Magazine bekerjasama Clock Research & Development Serta  Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kominfo,  dan kementerian desa dan PDTT Republik Indonesia,

3. Penghargaan sebagai Kabupaten Cukup Peduli Hak Asasi Manusia Tahun 2016 dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI,

4. Penghargaan kepada Kabupaten Way Kanan atas Pencapaian Kinerja Penyaluran Rastra Terbaik Tahun 2017,

5. Penghargaan dari Presiden RI atas pencapaian WTP    lebih dari 5 (lima) kali berturut-turut,

6. Penghargaan Pramesti dari Menteri Kesehatan RI, dibidang kesehatan dengan menetapkan peraturan tentang Kawasan Tanpa Rokok 12 Juli 2017,

7. Penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI atas keberhasilan dalam percepatan cakupan pemberian akta kelahiran anak tahun 2017 lebih dari 96 persen, 22 Juli 2017,

8. Penghargaan dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI sebagai Bupati Inisiator sebagai Kabupaten Layak Anak,

9. Penghargaan dari Deputi Direksi BBJS wilayah Banten, Kalimantan Barat, dan Lampung karena telah menjamin rakyatnya sejahtera melalui integrasi Jamkesda dalam program JKN-KIS dan mendukung percepatan cakupan semesta tahun 2019.

10. Peringkat ke 4 Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Propinsi Lampung  Ke-45 yang diselenggarakan pada bulan April 2017 di Kabupaten Pesawaran (di tahun sebelumnya berada di Posisi 15),

11. Peringkat pertama dan berhak mewakili Provinsi Lampung di tingkat Nasional Lomba KESRAK PKK-KB.

12. Peringkat V Keterbukaan Informasi Publik dari Komisi Informasi Provinsi Lampung,

13. Juara 3 Lomba P3KSS Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2017,

14. Juara Pertama B2SA (Beragam Bergizi Seimbang dan Aman) Tingkat Provinsi Lampung,

15. Mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Presiden RI, 15 Juni 2017,

16. Predikat Utama Puskesmas Way Tuba dari Tim surveyor Akreditasi Puskesmas Kementerian Kesehatan RI,

17. Peringkat ke-2 Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Lampung  Ke-46 tahun 2018 yang diselenggarakan Kota Bandar Lampung.

lebih lanjut bupati Muda tersebut menyampaikan Kaum muslimin dan muslimat yang saya hormati,

Selain  program–program pembangunan yang sesuai dengan visi dan misi, Pemerintah Kabupaten Way Kanan senantiasa memperhatikan pembangunan pada sektor keagamaan sebagai upaya pembentukan akhlakul karimah atau akhlak mulia karena Saya yakin sebuah kemajuan jika tidak diimbangi oleh  pembentukan  karakter  manusia yang dilandasi oleh nilai moral dan keagamaan, maka semua kemajuan tersebut tidak akan pernah mampu mencapai derajat  kemajuan yang hakiki”.tuturnya.

 

Keberadaan rombongan Silaturahmi Ramadhan Pemerintah Kabupaten Way Kanan di tengah bapak/ibu sekalian merupakan upaya untuk memupuk jalinan silaturahmi, antara pemerintah (umaro) dengan ulama dan umat (masyarakat). Kegiatan ini merupakan langkah untuk membangun ukhuwah islamiyah, diharapkan dapat terbangun hubungan yang harmonis antara umaro, ulama dan umat.

Pada kesempatan ini saya mengulas peristiwa  munculnya kembali aksi pengeboman di Surabaya beberapa hari yang lalu, seharusnya tidak boleh terjadi. Akibat aksi-aksi tersebut telah menimbulkan berbagai spekulasi yang kurang sedap, saling curiga antar kelompok umat beragama. Perlu saya jelaskan pada kesempatan kali ini, bahwa kebebasan dakwah agama bukan berarti tidak memiliki batas ketidakbolehan yang berkaitan dengan kewajiban menjaga kedamaian dan ketenteraman bersama. Semua kebebasan harus disertai dengan tanggung jawab, dan tetap harus berada dalam koridor hukum yang telah menjadi kesepakatan kita sebagai bangsa. Salah satu contoh, tanggungjawab yang harus selalu disadari adalah menjaga pengembangan paham paham keagamaan agar tetap selaras dengan wawasan kebangsaan NKRI. Tindakan kekerasan atas nama agama dengan sekaligus membunuh dirinya sendiri, yang seolah-olah memberi kesan bahwa tindakannya itu ditujukan terhadap musuh-musuh agama tertentu dan untuk membela agama tertentu adalah ajaran yang bukan bersumber dari agama itu sendiri.

 

Ini adalah penyimpangan paham ajaran agama yang perlu dikoreksi untuk membangun harmoni hidup yang menghormati hak hidup orang lain. Tindak kekerasan atas nama agama adalah sangat bertentangan dengan tujuan dasar agama itu sendiri, karena agama mengajarkan kedamaian dan bertujuan untuk menyelamatkan umat manusia.

Agama mengajarkan bahwa membunuh satu orang sama nilainya dengan membunuh seluruh umat manusia, dan menyelamatkan jiwa satu orang adalah sama nilainya dengan menyelamatkan seluruh umat manusia.

 

Oleh karena itu, saya mengharapkan masyarakat di Kabupaten Way Kanan dapat bersatu padu dan bahu membahu untuk membina lingkungannya masing-masing agar tidak terjadi penyalahgunaan agama untuk tindakan kekerasan, tidak ada pemboncengan kegiatan keagamaan untuk tindakan kekerasan. Marilah kita jaga anak-anak kita dan masyarakat kita agar tidak terpengaruh oleh paham-paham salah yang menggunakan kekerasan dengan berselimutkan agama. Marilah kita jaga rumah-rumah ibadat kita dan tempat-tempat pendidikan anak-anak kita agar tidak menjadi tempat yang rawan akan pengaruh paham yang salah dan menyimpang.

 

Dalam hubungan ini, saya mengajak para pemuka agama, dan pimpinan lembaga atau ormas keagamaan untuk bersama-sama menyatukan langkah dan terus memberdayakan umat kita masing-masing agar terus berkembang menjadi umat yang lebih baik dari waktu ke waktu. Apalagi pada bulan Ramadhan ini, ketika semua hati sedang menjadi jernih, rasa solidaritas sosial sedang tinggi, rasa kasih sayang terhadap sesama juga sedang tumbuh semerbak, dan jarak dengan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa sedang semakin mendekat, rasanya patutlah kita melipatgandakan upaya-upaya kita dalam pembinaan umat itu.

 

Demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada kaum muslimin dan terima kasih kepada para pemuka agama yang telah bersedia menjalin kebersamaan ini dalam rangka meningkatkan khidmat dan pengabdian kita kepada masyarakat, bangsa dan negara.(Rilis/Ra)

banner 728x90
  • Bagikan