Alih Rute ke Jalan Kampung Hindari Pos Pemeriksaan Polres Way Kanan, Travel Sarat Penumpang Dihalau Tim Gugus Tugas Dan Relawan Kampung Ramsai

  • Bagikan

Laporan Wartawan : Anggi Subagio

Kabarsumatera.co.id / Way Kanan – Sejak dilakukan pembatasan kendaraan oleh Pemda Way Kanan dan Kepolisian Resort Way Kanan tentu sangat mempengaruhi ruang gerak
angkutan perpindahan penduduk utamanya moda angkutan berbasis Mobil MPV atau yang biasa masyarakat sebut sebagai Travel.

Pada perbatasan Provinsi Lampung dengan Provinsi Sumatera Selatan di Kampung Way Pisang terdapat 1 Posko pengamanan dari Polres Way Kanan yang menjadi palang pintu bagi kendaraan yang berasal dari arah Sumatera Selatan.

Menyikapi hal tersebut beberapa oknum sopir travel yang masih beroperasi menggunakan celah yang ada yakni dengan menghindari jalan lintas tengah Sumatera terdapat pos penjagaan dari Polres Way Kanan.

Para oknum sopir travel menggunakan jalan Kampung Way Pisang menuju Kampung Ramsai untuk dapat menghindari pemeriksaan petugas dan menuju Salero Minang atau sebaliknya demikian diungkapkan oleh kepala kampung Ramsai Rasidal di dampingi Ketua BPK Kampung Ramsai Bambang Suro Aji di Posko 1 Pos Jaga kedatangan penduduk di Kampung Ramsai, Jumat (1 Mei 2020).

Lebih lanjut Kepala Kampung Ramsai sekaligus ketua tim gugus tugas penanganan Covid 19 Kampung Ramsai, Rasidal menyampaikan bahwa beberapa mobil travel yang berusaha melintas di kampungnya (Ramsai-red) berhasil di halau oleh tim gugus tugas Covid 19 kampung ramsai bersama dengan relawan yang berjaga di Pos 1 Ataupun Pos 2.

” Beberapa travel dengan bermuatan penumpang yang berusaha menghindari pemeriksaan petugas dari kepolisian dijalan lintas tengah sematera berhasil kami halau berkat kerja keras rekan-rekan tim gugus tugas beserta relawan” ujar Rasidal.

Sementara Ketua BPK Kampung Ramsai menambahkan bahwa modus dari para oknum sopir travel tersebut berusaha minta di izinkan masuk kampung ramsai dengan cara mengaku akan berkunjung kepada sanak familinya yang ada di kampung ramsai.

” Jadi beberapa oknum sopir travel mengaku bukan travel, dan juga Meraka berkilah masuk ke kampung ramsai untuk menemui atau berkunjung kepada keluarganya namun kami tidak mempercayai begitu saja, setelah kami cek rupanya kendaraan tersebut adalah travel yang tentu seharusnya menjalankan aturan dan mereka kami minta untuk putar balik” ujar Bambang menambahkan.

Sementara dari pihak kepolisian resort way kanan di hubungi melalui sambungan seluler Kasat Lantas Polres Way Kanan AKP Jafril kepada awak media kabarsumatera.co.id menjelaskan bahwa hal yang sudah dilakukan oleh warga masyarakat kampung ramsai yang tergabung dalam tim gugus tugas dan relawan sangat membantu tugas kepolisian. Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk menjalankan aturan pemerintah. Tidak pergi untuk mudik pulang kampung, dan juga tidak pergi dari dan ke zona merah Covid 19.

Lebih lanjut kasat lantas mengaskan bahwa kepolisian menjalankan mandat aturan presiden untuk larang mudik pada lebaran tahun 2020 ini.

“Semoga masyarakat dapat mentaati aturan dan anjuran pemerintah untuk tidak mudik dan tidak pergi dari dan ke daerah zona merah Covid 19. Sayangi keluarga jangan menjadi penular Covid 19 di keluarga ataupun masyarakat, jika tidak berkepentingan jangan pergi kemana-mana” Pungkas Kasatlantas Polres Way Kanan.

banner 728x90

banner 728x90

  • Bagikan