Ini Penjelasan Kadis Kesehatan Way Kanan terkait Bocah Penderita Penyakit Hirschsprung, Yang Butuh Uluran Tangan/KabarSumatera.co.id

407

 

Laporan Wartawan : KabarSumatera. Co. Id

KabarSumatera. Co. Id WAY KANAN Menurut Informasi di lapangan yang di dapat Media Online KabarSumatera. Co. Id Gejala aneh terlihat saat Ahmad Maq’ruf Isna Saputra bocah (8) th Memiliki Kelainan pada perut yakni Perutnya yang membesar dan tidak keluarnya feses membuat Mulyadi dan Istri Cemas. Sabtu (19/01) Sore.

Mulyadi berharap adanya Uluran Tangan dari para darmawan Serta Do, a agar anak nya dapat di lakukan Oprasi,serta dapat Sembuh Kembali.

Mulyadi dan istri serta Kedua anaknya tinggal di rumah berukuran 4×6 meter di Kampung Bumi Dana , Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan.

Masih di dalam acara yang sama KabarSumatera. Co. Id Mengkonfirmasi Kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan Anang Risgiyanto Melalui Whats app yakni ia Katakan “Kronologi Pasien an Ahmad Ma’ruf Isna Saputra. Alamat Kampung Bumi Dana Kabupaten Way Kanan :
– Pasien tersebut pernah dibawa kepuskesmas ketika berumur sekitar 1bulan dengan keluhan perut membesar.
Pada saat itu di temukan kelainan bawaan yang membutuhkan operasi, tetapi menunggu berat badan bayi sekitar 10 kg.
pasien pulang
Selanjutnya pengobatan dilakukan lebih kepada alternatif dan pindah ke kota lain

– Dua bulan yang lalu pasien kembali ke Bumi Dana dengan alasan pasien akan disekolahkan dan berobat kembali ke Puskesmas Way Tuba. telah kami lakukan rujukan kembali ke RS.
Diagnosa pasien saat ini adalah HISPRUNG.
Dari RS kabupaten dilakukan rujukan ke RSUDAM. dg diagnosa Kelainan saraf pada usus besar yang mengakibatkan penimbunan kotoran di ruang usus besar dan terjadi pembesaran perut.
– Dari sejak terdiagnosa kelainan pada waktu bayi puskesmas telah melakukan pendampingan dan pendekatan kepada keluarga.
Selama beberapa tahun sampai keluarga pasien berpindah domisili dari kampung Bumi Dana guna melakukan pengobatan alternatif.

– saat ini pasien kembali ke Bumi Dana dikarenakan di RSUDAM dilakukan rawat jalan saja bukan rawat inap,Bukan busung lapar,Kami mendampingi terus Mas,” Tegas Anang.

Komentar Menggunakan Akun Facebook Anda