Inspiratif, Semangat Mengais Rejeki Tuna Netra Pembuat Arang di Blambangan Umpu

  • Bagikan

Laporan Wartawan : Anggi Subagio

Kabarsumatera.co.id / Way Kanan – Tuntutan kebutuhan hidup dan himpitan ekonomi tentu sangat mendesak setiap orang untuk berusaha sebaik mungkin sehingga menghasilkan Rupiah dengan cara halal untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Demikian juga halnya yang terjadi pada Bagio (53) seorang disabilitas Tuna Netra yang tetap semangat bekerja sebagai pembuat arang.

Pada awakmedia kabarsumatera.co.id ia berkisah tentang kesehariannya melakukan perkerjaan memotong kayu, menyusun hingga membakar kayu menjadi arang, Jumat (26/6/2020).

Bagio dan isterinya Rumisa (65) tinggal dirumah sederhana di jl lintas tengah Sumatera Kampung Gunung Sangkaran Kecamatan Blambangan Umpu Way Kanan.

Pria paruh baya tersebut bersyukur rumah sederhana yang ia tinggali pernah tersentuh bantuan pemerintah melalui program bedah rumah di tahun 2019 lalu.

” Saya sudah biasa mas, motong kayu, nyusun kayu sendiri, walaupun saya tidak bisa melihat.” Ujar Bagio

Pria ramah ini juga berkisah bahwa ia bersama isterinya selalu bersyukur karena arang yang ia buat bisa ia jual tiap minggunya.

” Saya bersyukur mas, meskipun terbatas secara fisik tapi saya tidak punya angan-angan untuk hanya duduk dan mengharap pemberian orang lain (bantuan – red), saya tiap hari masih buat areng, tak jual kalo seminggu dapat 6 – 10 karung.” Ujar Bagio berkisah.

Di singgung soal Kegiatan kerja ia menuturkan jika dalam pembuatan arang yang paling sulit baginya adalah saat pembakaran, sehingga ia sangat bergantung pada sang isteri untuk memantau titik api.

” Yang paling susah buat saya waktu mbakar mas, harus dibantu orang rumah (isteri) karena kalau bakar kayu jadi areng ini butuh waktu 3 hari 3 malam mas. Kalo gak d jaga apinya mati atau malah bocor tumpukannya gak jadi areng malah jadi abu.” Ujar Bagio.

Pria yang juga berkerja sebagai tukang urut tunanetra pun menjelaskan bahwa cara mencari rejeki orang berbeda – beda namun yang paling penting adalah semangat dan kerja keras dalam berkerja

” Yang penting semangat kerja mas, supaya kebutuhan sehari-hari cukup.” Ujarnya sembari tersenyum.

banner 728x90

banner 728x90

  • Bagikan