Masyarakat Kampung Ramsai Hingga Camat Way Tuba Beri Penjelasan Perbaikan Gorong – Gorong DD 2019 Yang Sempat Rusak

  • Bagikan

Laporan Wartawan : Anggi Subagio

Kabarsumatera.co.id / Way Kanan – Kerusakan gorong-gorong di kampung ramsai kecamatan way tuba yang terjadi pada beberapa bulan yang lalu mendapat tanggapan dari Masyarakat Kampung Ramsai disekitar gorong – gorong tersebut hingga pemerintah Kecamatan Way Tuba, Selasa (19/5/2020).

Pada awak media, perangkat kampung Ramsai menyangkal pemberitaan sebelumnya bahwaGorong-gorong tersebut di bangun dan langsung mengalami beberapa kali kerusakan.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa gorong-gorong tersebut dilakukan pembangunan pada bulan Mei 2019 dan mengalami sedikit keretakan terjadi pada bulan Desember 2019 karena intensitas hujan dan truk material yang sangat tinggi pada saat itu.

Sementara Agus salah seorang warga masyarakat dilingkungan gorong – gorong yang mengalami keretakan tersebut menerangkan bahwa kegiatan pembangunan gorong – gorong tersebut sesuai dengan keinginan warga masyarakat setempat.

Agus juga menambahkan bahwa masyarakat di RT 03 RW 02 pada saat gorong – gorong tersebut mengalami kerusakan menilai bahwa kerusakan dikarenakan jalan tersebut sangat vital bagi lingkungan tersebut dan truk bermuatan material dengan muatan berat sering berputar di gorong-gorong tersebut sehingga menimbulkan beban berlebih.

” Pada jalan tersebut terdapat pertigaan dengan tikungan tajam dan jalan yang sempit tanpa adanya badan jalan, sehingga truk bermuatan berat harus maju mundur di gorong-gorong tersebut mas, untuk bisa menikung di pertigaan tersebut.” Ujar Agus menambahkan.

” Intinya tidak ada masalah mas antar masyarakat dan pemerintah kampung dengan hal tersebut, karena setelah rusaknya gorong-gorong tersebut kami laporkan pada kepala kampung dan segera dilakukan perbaikan sehingga masyarakat bisa melakukan kegiatan melintas di gorong-gorong tersebut seperti biasanya.” Pungkas Agus.

Terpisah dari Agus, warga masyarakat RT 03 RW 02 inisial PM bersama dengan AG menjelaskan pada awak media bahwa warga lingkungan setempat mengetahui secara persis kegiatan pembangunan tersebut sehingga kami mentoleransi kerusakan yang ada dan saat ini sudah diperbaiki oleh pemerintah kampung.

“Pembangunan tersebut pada tahun 2019 mas,, dan saat itu pada sekitar akhir tahun sempat retak sekitar satu jengkal dan terus menerus truk material masuk sehingga terjadi sedikit kerusakan pada bangunan (gorong-gorong) tersebut dan warga melaporkan pada pak Rasidal dan sudah diperbaiki.” Ujar PM

Sementara AG menyampaikan bahwa pada saat itu gorong – gorong dikerjakan oleh warga masyarakat RW 02 kampung ramsai dan disaksikan oleh masyarakat sekitar sehingga pembangunan dinilai transparan oleh masyarakat.

” Kami tau mas dulu siapa – siapa yang kerja, ya orang – orang kami sendiri dan pekerjaan terbuka untuk di lihat oleh semua masyarakat disini.” Ujar AG.

Kepala Kampung Ramsai Rasidal menjelaskan bahwa kerusakan pada bangunan tersebut sudah disampaikan oleh warga masyarakat Pada pemerintah kampung dan kami juga merespon dengan melakukan perbaikan sesuai arahan tim Monev dan Pendampingan desa.

Dikonfirmasi awak media Camat Way Tuba menyampaikan bahwa terkait gorong – gorong tersebut tim monev sudah melakukan pengecekan pada saat bangunan selesai dalam keadaan baik dan wajar namun setelah beberapa saat ada laporan terjadi kerusakan dan tim monev sampaikan untuk melakukan perbaikan.

” Kami monev di akhir kegiatan bagunan gorong gorong tersebut dalam keadaan baik dan wajar namun beberapa saat setelahnya ada laporan kerusakan dan kami sampaikan untuk melakukan perbaikan.” Ujar Irwansyah., S.Sos., MH.

Lebih lanjut Irwansyah menuturkan ” Perbaikan pada bangunan tersebut sudah dilakukan oleh pemerintah kampung Ramsai dan di dampingi Oleh Pendamping Desa.” Pungkas Irwansyah.

 

banner 728x90
  • Bagikan