Peredaran Senpi Di Oku Timur Tinggi Polres Oku Timur Berhasil Sita Puluhan Senjata Api Pistol & Laras Panjang

  • Bagikan

Laporan Wartawan : Anton
Redaktur : Anggi Subagio

Kabarsumatera.co.id / OKU Timur –
Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Timur menggelar Konferensi Pers pengungkapan kasus tindak kejahatan, di halaman Mapolres OKU Timur Sumsel, Senin (9/12/2019).

Dalam konferensi pers, Sebanyak 47 pucuk Senjata Api (Senpi) rakitan berhasil disita dengan menangkap sebanyak 3 orang tersangka.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH,SIK yang didampingi Wakapolres Kompol Erwin S Manik, Kabog Ops Kompol Efendi Simanjujtak dan Kasubag Humas Iptu Yuli mengatakan Ketiga tersangka tersebut ialah Santoso alias Badol (37) warga Dusun Jilawak Desa Kota Mulua Kecamatan Sememdawai Timur, OKU Timur, dengan Barang Bukti berupa 2 pucuk Senpi jenis FN merk HI Browning Automatic dan 3 Buah Magazine.

Sedangkan, Jauhari alias Jau (42) Agus Santoso (49) pasangan warga Dusun VI Gunung Raya Desa Muncak Kabau Kecamatan BP Bangsa Raja, OKU Timur, dengan Barang Bukti berupa 1 pucuk senjata api rakitan jenis revolver hitam dengan 5 lubang silinder dan 1 buah tas salempang.

Baca Juga :   Lazizmu, NU & Karang Taruna Serahkan Donasi Biaya Persalinan Susanti

Lalu tersangka Erwanto (47) warga Banjar Rejo, Kecamatan Belitung Jaya, OKU Timur, dengan Barang Bukti berupa 1 pucuk Senpi jenis revolver warna silver bercabang kayu dan 3 butir amunisi.

Dengan rincian jenis revolver 25 pucuk, locok laras panjang 18 pucuk, FN 4 pucuk. “BB yang berhasil diamankan ini, ada yang disita dari tangan tersangka, ada juga yang diserahkan oleh pemilik senpinya,” kata Kapolres.

Dikatakan, penangkapan ketiga tersangka tersebut diperkuat berdasarkan laporan yang tercantum dalam Laporan Polisi Nomor LP – A / 93 / XI / 219 / SUMSEL / OKUT, 13 NOVEMBER 2019 Pasal 1 Ayat 1 UU DRT NO 12 TH 1951 kemudian LP – A / 94 / XI / 219 / SUMSEL / OKUT, 13 NOVEMBER 2019 pasal 1 ayat 1 uu drt no 12 th 1951 dan LP.A / 03 / XI / SS / RES OKUT / SEK BLTG III, TANGGAL 25 NOVEMBER 2019 pasal 1 ayat 1 UU Darurat no 12 tahun 1951.

Baca Juga :   Inalillahi wa innailaihi rojiun, Dua Pelajar Tenggelam Di Danau Rakihan Oku Selatan

Tersangka ditangkap karena telah membawa, menjual, menyimpan dan menguasai Senpira tanpa memiliki dokumen yang sah. Tersangka mendapatkan hasil penjualan persenpi sebesar Rp.200 ribu.

“Peredaran Senpi di OKU Timur cukup tinggi, mereka rata-rata mendapatkan senpi tersebut dari daerah jawa dengan harga jual sebesar Rp8 juta hingga Rp12 juta yang sesuai bentuk dan jenis. Senpi tersebutlah yang biasanya digunakan oleh kelompok kelompok pelaku untuk melakukan tindakan kejahatan di wilayah hukum polres OKU Timur,” ungkapnya.

banner 728x90

banner 728x90

  • Bagikan