SEDIH!!! RUMAH NENEK TIJAH TERLIHAT TIDAK LAYAK

  • Bagikan

KabarSumatera.co.id BLAMBANGAN UMPU- Orang di kampungnya biasa menyebutnya Nenek Tijah. Dia adalah wanita berusia 70 tahun yang hidup seatap bersama cucunya yang baru berumur 10 tahun.

Kondisi Nenek Tijah cukup memprihatinkan. Rumah yang ditempatinya seluas 10 m x 10 m yang berlokasi di Dusun 6, Waynyelai, Way tuba, Way kanan hampir rubuh.

Jika hujan datang, ia dan cucunya harus rela berbasah-basahan lantaran hampir seluruh atap rumahnya bocor.

Dia tak sanggup untuk memperbaiki rumahnya yang terbuat dari kayu dan beralaskan tanah. Sebab, Nenek Tijah hanyalah seorang buruh tani. Penghasilannya dari menanam padi hanya Rp10 ribu per hari. Ya, hanya cukup untuk makan seala kadarnya bersama cucunya.

 

Kondisi Nenek Tijah ini menjadi perhatian warga setempat yang tergabung dalam komunitas Gerakan Peduli. Pada Jumat (8/12),  warga merenovasi rumah Nenek Tijah.

Dedi Setiawan, salah satu anggota Gerakan Peduli mengatakan, apa yang mereka lakukan hanya sekadar meringankan beban hidup Nenek Tijah. “Kami hanya berusaha menjadikan kediaman Nenek Tijah untuk layak huni,” ujarnya.

Namun, apa yang dilakukan warga untuk membantu Nenek Tijah belum bisa maksimal lantaran membutuhkan biaya tidak sedikit. “Karenanya kami berharap pemerintah ikut membantu dengan membedah rumah Nenek Tijah,” harap Dedi.(DEDY)

banner 728x90

banner 728x90

  • Bagikan