Sempat Berjalan Menegangkan, Tembakan Peringatan Akhirnya Berentikan Pelarian Bandar Narkoba ini !!

169

 

 

KabarSumatera.co.id  – Satuan Reserse Narkoba (SatresNarkoba) Polres OKU Timur pimpinan AKP Firniyanto berhasil menciduk pelaku yang di duga merupakan bandar narkoba jenis sabu sabu yang bernama Asan Basri alias Eko (29), warga Desa Sukaraja, Kecamatan Buay Madang, Kabupaten OKU Timur, pada hari Senin (30/4/2018).

 

Penangkapan tersebut diperkuat berdasarkan dengan laporan polisi yang sesuai dengan Nomor :LP/A-/IV/2018/Sumsel/Res OKU Timur hari Senin tgl 30 April 2018

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya Sik melalui Kasat Reserse Narkoba AKP Firniyanto mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari informasi dari masyarakat yang menyebutkan adanya transaksi dan bandar narkoba di wilayah tersebut. Berbekal informasi tersebut, petugas lalu melakukan penyelidikan. Setelah cukup mendapatkan informasi, selanjutnya anggota Satuan Reserse Narkoba melakukan penggerebekan di rumah pelaku.

 

“Saat sedang melakukan penggerebakan, pelaku Asan Basri alias Eko ini berusaha untuk kabur dengan mencoba melompat dari lantai dua rumahnya. Tapi usaha tersangka berhasil digagalkan anggota kita,setelah di berikan tembakan Peringatan ,” ujarnya.

 

Setelah petugas melakukan penangkapan, petugas langsung melakukan penggeledahan di rumah pelaku, dan petugas berhasil menemukan barang bukti berupa empat paket kecil narkoba jenis sabu seberat bruto 3,55 gram yang dibungkus plastik klip bening. Selain itu, petugas juga mengamankan satu buah timbangan digital merk CHQ warna hitam, satu buah pirek kaca, satu buah sekop plastik, dan empat bal plastik klip bening yang ditemukan di dalam kamar rumah tersangka.

 

“Saat kita tangkap, pelaku berteriak – teriak meminta pertolongan kepada keluarga pelaku dan warga, sehingga masyarakat mencoba untuk membantu pelaku dengan cara memasang drum dan kayu di jalan dan Bawah  Mobil Petugas serta melempari mobil dengan batu, sehingga mobil Sat Res Narkoba rusak tetapi anggota berhasil membawa tersangka ke Mapolres OKU Timur,” tegasnya.

 

Saat ini tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres OKU Timur guna proses hukum lebih lanjut.

“Akibat perbuatan tersebut, tersangka dijerat dengan Primer Pasal 114 ayat (1) dan pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 dangan ancaman 5 tahun penjara maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya. (Ric)

Komentar Menggunakan Akun Facebook Anda