BEKERJA SAMA DENGAN DINKES KPUD AKAN LAKUKAN RAPID TES KE KPPS DAN LINMAS

467

Laporan Wartawan : Iwan
Redaktur : Anggi Subagio

Kabarsumatera.co.id / OKU Timur – Makin meningkatnya jumlah kasus Covid -19 Indonesia menimbulkan kekhawatiran bagi beberapa pihak dan sejumlah instansi, begitu juga dengan Komisi Pemilihan umum terutama KPUD daerah Kabupaten OKU Timur.

Menurut salah satu Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah(KPUD)Kabupaten OKU Timur Yuliansyah SE, kegiatan Rapid test ini bertujuan meminalisir dan mengecek kepada warga terutama yang akan menjadi anggota KPPS atau pun Linmas agar kiranya ada pencegahan apabila ada salah satu calon KPPS atau pun anggota Linmas yang terpapar Covid-19, terang Yuliansyah.

Perekrutan petugas KPPS dan Linmas pada pemilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati pada tanggal 9 Desember nanti di buka pada tanggal 01Oktober sampai tanggal 07 Oktober penerimaan bagi calon anggota KPPS dan Linmas ada 11835 orang di seluruh Bumi Sebiduk Sehaluan.

Pengecekan atau pemberkasan administrasi dari 08 hingga 14 Oktober 2020 oleh PPS lalu pengumuman hasil seleksi, Calon petugas KPPS dan Linmas mendaftar di kantor KPPS yang ada di setiap desa.

Rapid tes dilalukan KPU berkerjasama dengan Dinkes,dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, tetap menjaga jarak, rajin cuci tangan pakai sabun hand sanitizer.
Kegiatan ini juga mencegah terjadinya penyebaran virus covid-19, KPU OKU Timur memastikan semua calon anggota KPPS yang dinyatakan terpilih akan dilalukan rapid test terlebih dahulu sebelum bertugas di TPS.

“Pemilihan serentak lanjutan termasuk pada saat hari pemungutan suara akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Jika pada saat rapid test nanti, didapati calon KPPS yang reaktif maka akan langsung diganti, dan jika tidak bersedia dirapid test juga akan diganti,” kata Komisioner KPU OKU Timur Divisi Sosialisasi Parmas dan SDM Yuliansyah, Kamis (1/10/2020).

Menurutnya, tidak hanya KPPS yang akan dilakukan rapid test tapi anggota Linmas yang berjaga di TPS juga akan di rapid test. Hal itu dilakukan untuk kesehatan dan keselamatan penyelenggara pemilihan, peserta, pemilih, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilihan.

“Pelaksanan rapid test dan pemeriksaan kesehatan anggota KPPS dan Linmas dilakukan oleh KPU bekerjasama dengan Dinas Kesehatan. Pelaksanaan rekrutment KPPS berdasarkan surat KPU  Nomor: 549/PP.04.02-SD/7322/KPU-KAB/IX/2020 tentang Pembentukan KPPS,” ujarnya.

Ditambahkan Yuli, TPS yang sudah ditetapkan sebanyak 1.315. Masing-masing TPS, ada 7 orang KPPS dan 2 orang anggota Linmas. Sehingga total KPPS yang akan direkrut 9.025 orang dan 2.603 anggota Linmas yang diperbantukan. Total yang wajib di rapid tes sebanyak 11.835 orang,” imbuhnya.

“Hari ini masa pengumuman pendaftaran KPPS, silahkan masyarakat yang sudah memenuhi syarat untuk mendaftar di PPS masing masing. Adapun uang honor untuk KPPS, ketua Rp 900.000, anggota Rp 850.000 dan Linmas Rp 650.000,” pungkasnya.

 

Komentar Menggunakan Akun Facebook Anda