Pilkada Way Kanan 2020 : Bawaslu Way Kanan Adakan Rapat Daring Evaluasi Pengawasan Tahap Pencoklitan

171

Laporan Wartawan : Anggi Subagio

Kabarsumatera.co.id / Way Kanan – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Way Kanan mengadakan rapat evaluasi pengawasan tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit) bersama jajaran Pengawas Pemilu seKabupaten Way Kanan via aplikasi Zoometing. Senin 25/8/2020

Dalam rapat evaluasi pengawasan tahap coklit ini, dibahas tentang hasil pengawasan dan juga kendala yang dihadapi jajaran pengawas, sebagaimana dijelaskan Ketua Bawaslu Way Kanan (Yesi Karnainsyah) saat memberikan sambutan dan arahan dalam rapat evaluasi.
‘’Hari ini bersama kita lakukan rapat evaluasi pengawasan tahapan pencoklitan guna membahas proses yang telah dilaksanakan, maupun proses yang tengah berjalan saat ini’’. Terang Yesi.

Dalam rapat evaluasi tersebut, masing-masing Ketua Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwaslucam) menyampaikan beberapa hal seperti daftar awal pemilih dalam (A-KWK), daftar pemilih setelah pencoklitan, pelanggaran yang terjadi serta proses penanganan pelanggaran yang dilakukan.
Diketahui bahwa daftar pemilih dari A-KWK adalah 339.525 dan setelah dilakukan pencoklitan menjadi 332.960, data tersebut dapat berubah dikarenakan saat ini masih tengah proses penyusunan di PPS (Tinggkat Kelurahan/Desa) guna persiapan pleno tingkat Kelurahan/Desa pada 30 Agustus – 1 September 2020 mendatang.
Sementara berkaitan dengan pelanggaran yang terjadi berjumlah 26 pelanggaran dengan kriteria sebagai berikut: PPDP tidak mencoklit langsung/melimpahkan tugasnya kepada orang lain 4 pelanggaran, PPDP tidak menggunakan atribut lengkap (Penggunaan Alat Pelindung Diri) 17 pelanggaran, PPDP tidak memasang stiker 5 pelanggaran. Pelanggaran tersebut terjadi di 9 Kecamatan yang ada di Kabupaten Way Kanan.
Jajaran Pengawas Pemilu mulai tingkat Kabupaten sampai dengan Kelurahan/Desa seKabupaten Way Kanan telah membuka Posko pengaduan bagi masyarakat yang berkaitan dengan daftar pemilih ini sampai dengan 6 Desember 2020 mendatang, daftar pemilih ibarat jantung dalam organ tubuh, jika daftar pemilih ini sehat, maka angka partisipasi juga akan baik tutup Yesi.

 

Komentar Menggunakan Akun Facebook Anda