Marhaban Ya Ramadhan1442 H : Berikut Ini Hal-hal Yang Menjadi Sebab Batalnya Puasa

  • Bagikan

Kabarsumatera.co.id – Bulan suci Ramadhan adalah bulan kesembilan dalam kalender hijriah umat islam. Pada bulan ramdhan terdapat banyak keutamaan sehingga Umat Muslim diseluruh penjuru dunia berlomba-lomba melakukan apa yang diwajibkan oleh Allah SWT dan yang diSunnahkan Oleh Rasullulah SAW.

Puasa di Bulan Ramadhan adalah salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh umat Muslim. Secara istilah puasa memiliki makna menahan diri dari berbagai hal yang dapat membatalkan puasa dari terbitnya fajar (subuh) sampai terbenamnya matahari (waktu magrib) dengan niat karena Allah semata.

Kewajiban melakukan puasa bagi umat Muslim tercantum pada Surah al-Baqarah:183, “Wahai orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”.

Adapun syarat-syarat yang harus dilakukan oleh seorang Muslim dalam berpuasa, tujuannya adalah demi kesempurnaan puasa. Berikut Rangkuman dari tim redaksi Kabarsumatera.co.id (5/4/2021).

Syarat diterimanya puasa adalah tidak melakukan hal yang membatalkan puasa, berikut adalah hal-hal yang dapat membatalkan puasa:

1.     Makan dan minum

Syarat sahnya puasa adalah menahan hawa nafsu, keinginan untuk makan dan minum adalah jenis nafsu yang bisa membatalkan puasa. Makan dan minum dapat membatalkan puasa karena memasukan sesuatu kedalam mulut, tetapi apabila hal ini terjadi secara tidak sengaja maka puasa tetap dikatan sah. Selanjutnya hanya perlu membasuh mulut.

2. Muntah secara sengaja

Muntah yang dimaksud adalah muntah yang terjadi karena memasukkan sesuatu ke dalam tenggorokan hingga muntah.

3.     Keluar mani

Keluar mani yang disebabkan oleh bersentuhan kulit dengan lawan jenis dan onani bisa membatalkan puasa, namun keluarnya mani yang disebabkan ihtilam atau mimpi basah tidak membatalkan puasa karena terjadi tanpa sengaja.

4. Haid atau Menstruasi

Seorang yang sedang menjalani puasa lalu ia mengeluarkan darah haid maka puasanya tidak sah. Darah haid adalah darah yang keluar karena siklus hormonal pada wanita

5. Berhubungan badan

Berhubungan badan pada waktu puasa akan membatalkan puasa. Bagi siapa yang melakukan hubungan badan saat itu diharuskan mengganti puasanya dan juga membayar denda atau kafarat.

6. Nifas

Nifas adalah darah yang keluar setelah seorang wanita melakukan proses melahirkan. Darah ini akan keluar selama 40 hari setelah melahirkan

7. Gila (junun)

Puasa dikatakan tidak sah atau batal apabila orang yang menjalani puasa mengalami kondisi ini.

8. Murtad

Murtad adalah keadaan dimana seorang Muslim keluar dari agama Islam. Orang yang murtad maka puasanya otomatis batal.

Itulah beberapa hal yang dapat membatalkan puasa mulai dari makan minum dan murtad. 

banner 728x90

banner 728x90

  • Bagikan